BOGOR — Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor membuka dapur umum sekaligus pelayanan kesehatan bagi para petugas yang terlibat dalam penanganan kebakaran Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga, Kabupaten Bogor.
Sejak hari kedua kebakaran, Dinas Sosial (Dinsos) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor telah menerjunkan tim untuk membuka dapur umum dan pelayanan kesehatan di area lokasi kebakaran.
Dapur umum dan pelayanan kesehatan dibuka di posko yang berlokasi di UPTD TPAS Galuga Kota Bogor. Sementara itu, tim kesehatan juga disebar ke dua desa yang berada di sekitar TPAS, yakni Desa Dukuh dan Desa Galuga.
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses penanganan kebakaran di TPAS Galuga, terutama pihak yang menyumbangkan bahan makanan untuk kebutuhan dapur umum.
“Terima kasih yang telah menyumbangkan makanan, vitamin, atau obat-obatan. Semoga kami terus didoakan para petugas, relawan, yang terus berjuang memadamkan api di sini,” kata Jenal Mutaqin, Minggu (13/9/2026).
Sekitar 250 Orang Sudah Diperiksa
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Erna Nuraena mengatakan, hingga saat ini sekitar 250 orang telah diperiksa kesehatannya, termasuk para petugas yang terlibat dalam penanganan kebakaran.
“Pemeriksaan meliputi pemberian obat-obatan dan vitamin. Petugas ada dari PSC, RS UMMI, Puskesmas Pasir Mulya, dan Puskesmas Sindang Barang,” kata Erna Nuraena.
Layanan kesehatan tersebut diberikan sebagai bagian dari dukungan Pemkot Bogor terhadap petugas dan relawan yang terlibat dalam penanganan kebakaran TPAS Galuga.
