KOTA BOGOR — Pembangunan jalan trase baru Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, telah mencapai progres konstruksi 84 persen. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan proyek tersebut rampung pada akhir Oktober 2026 dan dapat dibuka untuk masyarakat mulai 1 November 2026.
Kepala UPTD Wilayah Pelayanan I Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat, Andi Nugroho, mengatakan progres pembangunan meningkat lima persen dibandingkan Rabu (7/10/2026), ketika realisasi pekerjaan tercatat 79 persen.
“Untuk progres Batutulis saat ini sudah mencapai 84 persen. Dari hari Rabu kemarin 79 persen, sudah ada kenaikan sebesar 5 persen dari hari Rabu. Mudah-mudahan di akhir bulan ini kita minta dukungan dari semuanya untuk bisa menyelesaikan pekerjaan trase baru Batutulis dan taman Batutulis,” ungkap Andi kepada wartawan.
Pekerjaan Dikebut di Tengah Cuaca Hujan
Andi menjelaskan, tingginya intensitas hujan di Kota Bogor menjadi salah satu kendala dalam penyelesaian pembangunan. Ketika hujan turun, pekerjaan konstruksi harus dihentikan sementara sehingga waktu pengerjaan menjadi terbatas.
Untuk mengejar target penyelesaian, pihaknya berupaya menyesuaikan waktu kerja, termasuk menambah jam pengerjaan hingga malam hari.
“Kendala mungkin musim hujan lah. Kita harus kejar-kejaran sama hujan. Ya menyiasatinya, ya kalau pas hujan kita berhenti, pas ini mungkin tambah spare waktu untuk pekerjaannya, sampai tengah malam,” kata Andi.
Penyelesaian trase baru Batutulis diharapkan dapat memberikan akses yang telah lama dinantikan masyarakat, sekaligus mendukung kelancaran mobilitas menjelang pelaksanaan berbagai kegiatan di Kota Bogor.
DPRD Dorong Akses Segera Digunakan
Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, mengatakan kehadirannya bersama Wakil Ketua DPRD dan para ketua fraksi bertujuan memastikan pembangunan akses trase baru Batutulis segera selesai dan bisa dimanfaatkan masyarakat.
“Kami ingin memastikan ini hadir bersama Wakil Ketua DPRD dan para ketua Fraksi bahwa akses Trase Baru Batutulis ini segera bisa digunakan oleh masyarakat karena memang sudah ditunggu-tunggu,” kata Adityawarman.
Ia berharap penyelesaian pekerjaan dapat sesuai jadwal sehingga akses tersebut segera dapat digunakan untuk aktivitas masyarakat maupun mendukung kegiatan, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
“Mudah-mudahan sesuai jadwal dan kita berharap penyelesaian sampai 100 persen segera sehingga bisa digunakan oleh masyarakat maupun kegiatan-kegiatan kita Porprov dan lain-lain,” sambungnya.
Uji Coba Sebelum Dibuka untuk Masyarakat
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menjelaskan bahwa setelah pekerjaan konstruksi selesai, trase baru Batutulis akan menjalani uji coba terlebih dahulu untuk memastikan kesiapan dan keamanan sebelum dibuka bagi masyarakat.
Pemerintah juga akan melengkapi fasilitas pendukung, seperti rambu lalu lintas, marka jalan, dan penerangan jalan umum (PJU).
“Nah jadi setelah itu tentu akan ada uji coba, termasuk juga mungkin melengkapi rambu dan marka serta PJU. Jadi memang kita harapkan di tanggal 1 November secara resmi mungkin nanti kita bisa buka untuk masyarakat,” pungkas Dedie.
Dengan progres yang telah mencapai 84 persen, penyelesaian konstruksi, uji coba, dan kelengkapan fasilitas pendukung menjadi tahapan penting sebelum trase baru Batutulis dibuka untuk umum.
