BOGOR, KABARBOGOR.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia dengan menggelar aksi penanaman 544 pohon secara serentak di berbagai wilayah Kota Bogor. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim bersama jajaran Pemkot Bogor, Forkopimda Kota Bogor, serta para pegiat lingkungan mengawali penanaman pohon pelindung dan pohon buah di TPS3R Mekar Mandiri, Kelurahan Mekarwangi, Kecamatan Tanah Sareal, Senin, 8 Juni 2026.
Penanaman pohon dilakukan secara serentak dan dipantau melalui sambungan video telekonferensi di sejumlah titik yang tersebar di wilayah Kota Bogor.
Dedie Rachim mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk ikhtiar bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus melindungi sumber-sumber air yang ada di Kota Bogor.
Menurutnya, upaya konservasi perlu dilakukan sejak dini mengingat adanya potensi perubahan cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi dalam beberapa bulan ke depan.
“BMKG sudah merilis bahwa pada Juni 2026 sampai Februari 2027 akan terjadi El Nino dan La Nina yang berpotensi menyebabkan kemarau panjang. Itu akan menyebabkan kemarau kering yang cukup panjang. Salah satu cara menjaga ketersediaan air, baik di mata air maupun air permukaan, adalah dengan melestarikan dan melindungi alam melalui penanaman pohon,” ujar Dedie.
Ia menambahkan, salah satu penyebab berkurangnya sumber air baku adalah semakin sedikitnya pepohonan yang ditanam langsung di tanah. Karena itu, penanaman pohon menjadi langkah penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan ketersediaan air bagi masyarakat.
Baca juga: Pemkot Bogor Segera Lelang Tahap Dua Pembangunan Lapangan Taman Yasmin
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor, Denni Wismanto, menjelaskan TPS3R Mekar Mandiri dipilih sebagai lokasi awal penanaman karena terdapat sumber mata air yang perlu dijaga keberlangsungannya.
“Di sini ada sumber mata air kecil dan ini memang harus kita konservasi. Jadi salah satunya adalah kita tanam pohon di sini supaya sumber air ini bisa terus terjaga,” katanya.
Ia menilai kondisi cuaca yang semakin panas menjadi peringatan bagi semua pihak untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan konservasi sumber daya air.
“Karena iklim sekarang semakin panas, air nanti akan semakin susah. Kalau tidak dirawat dari sekarang, maka anak cucu kita ke depan akan sulit mendapatkan air yang bersih,” ujarnya.
Pemkot Bogor juga berencana melanjutkan program penanaman pohon di berbagai wilayah sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan.
“Nanti juga akan ada beberapa komunitas yang menanam pohon, kemudian akan ada lagi penanaman di 68 kelurahan,” ucapnya.
Baca juga: Dedie Rachim Dorong Pembangunan Ruang Publik Ramah Anak di Kota Bogor
Usai mengikuti penanaman pohon serentak, Dedie Rachim turut meninjau TPS3R Mekarwangi dan TPS3R Mekar Mandiri yang berada di sekitar lokasi kegiatan.
Melalui kegiatan ini, Pemkot Bogor berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan terus meningkat, sekaligus menjadi langkah nyata dalam menghadapi ancaman perubahan iklim dan menjaga ketersediaan sumber air di masa mendatang.
