KABARBOGOR – Panitia Konferensi Provinsi (Konferprov) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat Tahun 2026 menggelar Sosialisasi Tahap I secara daring sebagai langkah awal memastikan seluruh tahapan pelaksanaan konferensi berjalan sesuai Peraturan Organisasi (PO), AD/ART PWI, serta menjunjung prinsip transparansi, profesionalisme, dan demokrasi.
Konferprov PWI Jawa Barat dijadwalkan berlangsung pada Rabu–Kamis, 12–13 Agustus 2026, di Hotel Horison Ultima Bandung. Sosialisasi diikuti para ketua PWI kabupaten/kota se-Jawa Barat, pengurus, serta unsur Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC).
Baca Juga : Festival Merah Putih 2026 Resmi Digelar, Hadirkan Puluhan Agenda Kebangsaan hingga UMKM di Kota Bogor
Steering Committee dipimpin Plt Ketua PWI Jawa Barat Ahmad Syukri, sedangkan Organizing Committee diketuai Roberto Purba dengan Zaenal Ihsan sebagai Sekretaris OC.
Dalam paparannya, Ahmad Syukri menjelaskan bahwa penetapan jadwal Konferprov pada 12–13 Agustus 2026 dilakukan dengan mempertimbangkan masa berlaku Surat Keputusan Pelaksana Tugas (SK Plt) yang berakhir pada 19 Agustus 2026.
“Kami merancang pelaksanaan Konferprov pada tanggal 12–13 Agustus sehingga masih tersedia waktu sebelum berakhirnya masa tugas Plt. Semua tahapan tetap kami laksanakan meskipun waktu yang tersedia sangat terbatas,” ujar Ahmad Syukri, Sabtu (25/7/2026).
Menurutnya, sosialisasi ini menjadi tahapan awal sebelum digelar sosialisasi lanjutan yang akan membahas lebih rinci mekanisme pelaksanaan Konferprov.
Anggaran Berhasil Diefisienkan
Ahmad Syukri mengungkapkan, penyelenggaraan Konferprov tahun ini menghadapi tantangan efisiensi anggaran. Dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sekitar 816 anggota, kebutuhan biaya semula diperkirakan mencapai lebih dari Rp1 miliar.
Namun melalui berbagai langkah efisiensi serta optimalisasi sumber pendanaan, kebutuhan anggaran berhasil ditekan menjadi sekitar Rp450 juta.
“Kami berupaya semaksimal mungkin agar Konferprov tetap terlaksana tanpa mengurangi kualitas maupun tahapan organisasi yang harus dijalankan,” katanya.
Ia juga mengapresiasi seluruh PWI kabupaten/kota yang telah berkomitmen mendukung suksesnya penyelenggaraan Konferprov.
Gunakan Sistem Mandat
Sebagai bagian dari efisiensi pelaksanaan konferensi, panitia akan menerapkan sistem mandat sebagaimana diatur dalam AD/ART PWI.
Dalam ketentuan tersebut, organisasi yang memiliki anggota antara 500 hingga 1.000 orang memungkinkan satu peserta membawa maksimal tiga mandat.
Ahmad Syukri menegaskan kebijakan tersebut sepenuhnya mengacu pada aturan organisasi, sehingga panitia meminta seluruh PWI kabupaten/kota segera menggelar rapat internal untuk menentukan delegasi yang akan mewakili anggotanya.
Pendaftaran Calon Dibuka 27 Juli
Panitia juga memaparkan tahapan pencalonan Ketua PWI Jawa Barat dan Ketua Dewan Kehormatan (DK) Jawa Barat.
Pendaftaran bakal calon dibuka mulai 27 Juli hingga 31 Juli 2026 di Sekretariat PWI Jawa Barat.
Selanjutnya dilakukan masa perbaikan administrasi pada 1–2 Agustus 2026, sebelum seluruh dokumen dikirim ke PWI Pusat untuk proses verifikasi.
Setelah dinyatakan memenuhi persyaratan, nama-nama calon akan diumumkan menjelang pelaksanaan Konferprov.
Panitia juga memberikan kesempatan kampanye kepada seluruh bakal calon mulai 27 Juli hingga 11 Agustus 2026 agar dapat menyampaikan visi, misi, dan program kerja kepada anggota PWI di seluruh Jawa Barat.
Verifikasi DPT Jadi Perhatian
Selain tahapan pencalonan, panitia juga memfokuskan perhatian pada penyusunan Daftar Pemilih Sementara (DPS) dan Daftar Pemilih Tetap (DPT).
Ahmad Syukri meminta seluruh pengurus PWI kabupaten/kota segera memverifikasi data anggotanya agar hak pilih seluruh anggota dapat terakomodasi.
Panitia juga memastikan akan memfasilitasi percepatan administrasi bagi anggota yang masih dalam proses perpanjangan Kartu Tanda Anggota (KTA).
“Kami ingin memastikan tidak ada anggota yang kehilangan hak konstitusionalnya dalam konferensi hanya karena persoalan administrasi. Karena itu kami meminta seluruh daerah segera melakukan inventarisasi data anggotanya,” tegas Ahmad Syukri.
Persiapan Teknis Terus Dimatangkan
Sementara itu, Ketua Organizing Committee Roberto Purba menyampaikan bahwa seluruh kebutuhan teknis penyelenggaraan terus dipersiapkan, mulai dari ballroom, akomodasi peserta, pelayanan administrasi, hingga publikasi kegiatan.
“Kami berkomitmen memastikan seluruh kebutuhan pelaksanaan Konferprov tersedia dengan baik. Persiapan akomodasi, ruang sidang, publikasi, serta pelayanan peserta terus dimatangkan agar pelaksanaan berjalan lancar,” ujar Roberto.
Panitia juga akan memanfaatkan berbagai kanal komunikasi digital untuk mempercepat penyebaran informasi kepada anggota PWI di seluruh Jawa Barat.
Melalui Sosialisasi Tahap I ini, Steering Committee dan Organizing Committee berharap seluruh PWI kabupaten/kota dapat berpartisipasi aktif dalam setiap tahapan Konferprov, mulai dari pemutakhiran data anggota, proses pencalonan, hingga pelaksanaan konferensi.
Konferprov PWI Jawa Barat 2026 diharapkan menjadi momentum memperkuat profesionalisme organisasi, mempererat persatuan insan pers, serta melahirkan kepemimpinan PWI Jawa Barat yang berintegritas, demokratis, dan mampu menjawab tantangan dunia jurnalistik di masa depan.