BOGOR, KABARBOGOR.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Bogor melalui pembentukan rintisan Satuan Karya Administrasi Kependudukan (Saka Adminduk).
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) atau Memorandum of Understanding (MoU) yang dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan Dukcapil Family Fest 2026 di Bogor Great Mall, Kecamatan Tanah Sareal, Sabtu (13/6/2026).
Penandatanganan kerja sama ini turut disaksikan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Teguh Setyabudi, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, serta perwakilan DPRD Kota Bogor.
Pembentukan Saka Adminduk menjadi langkah inovatif untuk memperluas edukasi mengenai pentingnya administrasi kependudukan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kepemilikan dokumen kependudukan yang lengkap dan valid.
Selain mendukung program nasional tertib administrasi kependudukan, kolaborasi ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 Tahun 2026.
Melalui program tersebut, anggota Gerakan Pramuka di Kota Bogor diharapkan dapat berperan sebagai agen perubahan dan duta sadar administrasi kependudukan yang mampu memberikan edukasi kepada masyarakat di lingkungan masing-masing.
Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Bogor, Denny Mulyadi, menyambut baik kerja sama tersebut dan menyatakan kesiapan organisasi untuk mendukung program yang diinisiasi Disdukcapil Kota Bogor.
Menurutnya, kehadiran Saka Adminduk akan membuka ruang pembelajaran sekaligus pengabdian yang lebih luas bagi anggota Pramuka, khususnya golongan penegak dan pandega.
“Kami dari Kwarcab Pramuka Kota Bogor sangat mengapresiasi kepercayaan yang diberikan oleh Disdukcapil melalui MoU ini. Pembentukan Saka Adminduk ini memperkaya ruang belajar dan ruang pengabdian bagi adik-adik Pramuka. Dengan pemahaman adminduk yang baik, anggota Pramuka tidak hanya tertib secara personal, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak di wilayahnya masing-masing demi mendukung suksesnya program tertib adminduk nasional,” ujar Denny Mulyadi.
Ia menambahkan, nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka dapat diimplementasikan secara nyata melalui keterlibatan aktif anggota Pramuka dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait administrasi kependudukan.
Sementara itu, Kepala Disdukcapil Kota Bogor, Ganjar Gunawan, mengatakan pembentukan rintisan Saka Adminduk merupakan terobosan baru untuk memperluas jangkauan sosialisasi dan edukasi administrasi kependudukan kepada generasi muda.
Menurutnya, Gerakan Pramuka memiliki jaringan organisasi yang kuat hingga tingkat sekolah dan wilayah, sehingga dinilai efektif dalam mendukung berbagai program strategis Disdukcapil.
“Dukcapil Family Fest 2026 ini menjadi momentum yang sangat pas, bertepatan dengan HJB ke-544, untuk meluncurkan rintisan Saka Adminduk bersama Kwarcab Kota Bogor. Kami ingin menanamkan kesadaran tertib administrasi kependudukan lewat pendekatan yang lebih inklusif dan menyasar generasi muda,” kata Ganjar Gunawan.
Ia menjelaskan, anggota Pramuka yang nantinya tergabung dalam Saka Adminduk akan mendapatkan pembekalan terkait administrasi kependudukan, kepatuhan hukum, serta pentingnya dokumen identitas sebagai bagian dari hak dasar warga negara.
“Anggota Pramuka yang tergabung dalam Saka Adminduk ini nantinya akan dibekali wawasan kepatuhan hukum kependudukan, sehingga mereka siap membantu mengedukasi keluarga dan lingkungan sekitarnya,” tambahnya.
Melalui kolaborasi antara Disdukcapil dan Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Bogor, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya administrasi kependudukan dapat terus meningkat. Selain itu, generasi muda juga diharapkan berperan aktif dalam mendukung terwujudnya tertib administrasi kependudukan di Kota Bogor.
