KOTA BOGOR — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bogor menargetkan 100 medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Berdasarkan pemetaan kekuatan atlet dan peluang di sejumlah cabang olahraga (cabor), target tersebut berpotensi meningkat hingga 111 medali emas.
Ketua KONI Kota Bogor, Dedy Sumarna, mengatakan target tersebut disusun berdasarkan potensi atlet serta tren peningkatan prestasi Kota Bogor dalam beberapa edisi Porprov sebelumnya.
Menurut Dedy, persiapan kontingen kini telah memasuki tahap pra-kompetisi. Program latihan tidak lagi berfokus pada penguatan fisik dasar, tetapi diarahkan pada pemantapan teknik dan strategi pertandingan.
“Persiapan kita sudah sangat aman dan terencana dengan matang. Secara persentase sudah di atas 90 persen menuju 100 persen. Sekarang atlet sudah masuk tahap pra-pertandingan untuk pemantapan taktik dan teknik. Tinggal menunggu pencairan anggaran perubahan, kita langsung jalan,” ujar Dedy, Minggu (18/10/2026).
Kota Bogor Turunkan 525 Atlet
Pada Porprov Jabar 2026, Kota Bogor akan menurunkan 525 atlet yang berlaga di 54 cabang olahraga dari total 92 cabor yang dipertandingkan.
Sebagai salah satu daerah tuan rumah, Kota Bogor juga mendapat mandat menyelenggarakan 25 cabor. Namun, demi efisiensi dan menyesuaikan kesiapan sarana serta prasarana, enam cabor dialihkan ke daerah lain. Dengan demikian, Kota Bogor menjadi lokasi pertandingan untuk 19 cabor.
Sejumlah pertandingan lainnya akan berlangsung di luar Kota Bogor. Cabang olahraga menembak dan senam digelar di Bandung, gantole di Kabupaten Majalengka, ski air di Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat, serta paralayang dan bola tangan di Kabupaten Bogor.
Judo dan Taekwondo Jadi Andalan Medali
KONI Kota Bogor tetap mengandalkan pembinaan atlet lokal sebagai strategi utama untuk meningkatkan prestasi. Pendekatan ini dinilai dapat menjaga kesinambungan regenerasi atlet tanpa bergantung pada perekrutan atlet dari luar daerah.
Catatan perolehan medali emas Kota Bogor dalam beberapa edisi Porprov sebelumnya menunjukkan tren peningkatan, yakni dari 15 emas, kemudian 39, 57, hingga 75 emas. Capaian tersebut menjadi salah satu dasar optimisme KONI untuk meningkatkan perolehan medali pada 2026.
Dedy menyebut cabang olahraga bela diri, olahraga presisi, dan panjat tebing diproyeksikan menjadi penyumbang medali emas bagi Kota Bogor.
“Nuansa pembinaan kita terbukti dengan grafik prestasi yang terus naik. Untuk lumbung medali, cabang olahraga bela diri, menembak, dan panjat tebing tetap menjadi andalan utama,” katanya.
Berdasarkan pemetaan sementara, target medali emas dari sejumlah cabang olahraga meliputi:
- Judo: hingga 12 medali emas.
- Taekwondo: 10 medali emas.
- Panjat tebing: tujuh hingga delapan medali emas.
- Menembak: tujuh medali emas.
- Anggar: lima medali emas.
- Wushu: lima medali emas.
Libatkan Atlet Muda hingga Usia 70 Tahun
Dari total 525 atlet yang dipersiapkan, sekitar 125 atlet masuk kategori andalan. Mereka terdiri atas peraih medali Porprov sebelumnya, atlet yang tergabung dalam tim PON Jawa Barat, hingga atlet yang pernah mengikuti pemusatan latihan nasional (Pelatnas).
Kontingen Kota Bogor juga memiliki rentang usia atlet yang beragam. Atlet termuda berasal dari kalangan pelajar tingkat SMP, terutama pada nomor yang mengedepankan unsur artistik dan penilaian teknik, seperti senam.
Sementara itu, atlet senior berusia hingga 70 tahun masih ambil bagian dalam sejumlah cabang olahraga yang membutuhkan strategi, ketelitian, konsentrasi, dan pengalaman, seperti catur, bridge, serta biliar.
Porprov XV Jawa Barat 2026 dijadwalkan berlangsung pada 7–20 November 2026. Kabupaten Bekasi menjadi lokasi pembukaan pada 7 November, sedangkan penutupan dijadwalkan berlangsung di Kota Bogor pada 20 November.
