BOGOR, KABARBOGOR.ID – Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno meninjau progres revitalisasi Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 1 Kota Bogor di Jalan Achmad Sobana No. 3, Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara, Rabu, 10 Juni 2026.
Dalam kunjungan tersebut, keduanya didampingi Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, untuk melihat langsung hasil revitalisasi yang saat ini hampir rampung.
Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan, revitalisasi MTs Negeri 1 Kota Bogor telah membawa perubahan signifikan terhadap kondisi sarana dan prasarana sekolah.
“Anggaran yang diperlukan untuk ini kurang lebih Rp5 miliar. Alhamdulillah kita bisa melihat ada semacam perubahan yang sangat signifikan. Atap yang sebelumnya mau roboh sekarang menjadi sangat rapi, meja-meja yang kumuh juga sekarang sangat bagus dan warna catnya juga diperbaiki,” ujar Nasaruddin Umar.
Menurutnya, revitalisasi tersebut menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan tanpa membedakan antara sekolah umum dan madrasah.
“Ini semua menunjukkan bahwa pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo benar-benar memberikan perhatian kepada sekolah dan madrasah, tidak membedakan keduanya. Semua bahkan diberikan prioritas untuk membuat anak-anak murid senang belajar, guru senang mengajar, dan masyarakat puas akan hasilnya,” jelasnya.
Baca juga: Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemkot Bogor Tanam 544 Pohon Serentak di Momen HJB ke-544
Sementara itu, Menko PMK Pratikno menjelaskan bahwa program revitalisasi satuan pendidikan merupakan salah satu program prioritas pemerintah dalam membangun sumber daya manusia (SDM) unggul.
“Program Presiden tentang revitalisasi satuan pendidikan merupakan salah satu dari banyak program pembangunan SDM unggul. Jadi di bidang kesehatan ada pemeriksaan kesehatan gratis, renovasi rumah sakit, dan lainnya. Di bidang pendidikan terdapat Sekolah Unggul Garuda, Sekolah Rakyat, termasuk revitalisasi satuan pendidikan yang sudah dimulai tahun 2025,” jelas Pratikno.
Ia mengungkapkan, pada tahun 2025 pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp13,28 triliun untuk program revitalisasi sekolah dan madrasah di seluruh Indonesia.
“Itu mencakup 17.573 satuan pendidikan di tahun 2025. Tahun ini program revitalisasi sekolah kembali dilanjutkan. Ini menunjukkan komitmen pemerintah di bawah Presiden Prabowo dan Wakil Presiden untuk meningkatkan kualitas pendidikan dalam rangka menciptakan manusia unggul, bukan hanya dari sisi pendidikan tetapi juga kesehatannya,” katanya.
Plt Dirjen Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum, Kuswara, menjelaskan revitalisasi MTs Negeri 1 Kota Bogor menelan anggaran sebesar Rp5,5 miliar.
“Untuk MTs Negeri 1 Kota Bogor ini total anggarannya Rp5,5 miliar. Sebesar Rp4 miliar untuk bangunan fisik dan Rp1,5 miliar untuk mebeler,” ujarnya.
Baca juga: Pemkot Bogor Segera Lelang Tahap Dua Pembangunan Lapangan Taman Yasmin
Kuswara menambahkan, progres pembangunan saat ini telah mencapai 90 persen dengan total 23 ruang kelas yang direvitalisasi.
“Dari jumlah tersebut, 11 ruang kelas sudah selesai dan sudah digunakan. Sementara 12 ruang lainnya masih dalam proses finishing. Insyaallah pada 21 Juni mendatang sudah bisa tuntas semua. Sehingga tahun ajaran 2026/2027 semua ruang kelas sudah bisa digunakan untuk proses belajar mengajar,” jelasnya.
Dengan hampir rampungnya revitalisasi tersebut, MTs Negeri 1 Kota Bogor diharapkan dapat memberikan lingkungan belajar yang lebih nyaman dan aman bagi siswa maupun tenaga pendidik, sekaligus mendukung peningkatan kualitas pendidikan madrasah di Kota Bogor.
