KABARBOGOR – Sekolah Regina Pacis Bogor menjadi salah satu sekolah Katolik tertua dan bersejarah di Kota Bogor. Sekolah yang berada di bawah Yayasan Bakti Utama tersebut telah berdiri sejak tahun 1948 dan masih aktif hingga sekarang.
Sejarah berdirinya Regina Pacis bermula setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia. Pada tahun 1947, Kongregasi Suster Ursulin secara resmi menyerahkan bangunan biara di Jalan Raya No. 2, Buitenzorg kepada Kongregasi Suster Fransiskan Misionaris Maria (FMM).
Perpindahan tersebut menandai berpindahnya domisili Suster FMM dari kawasan Museumweg atau Jalan Kantor Batu ke Jalan Raya No. 2 Buitenzorg yang kini berada di kawasan Jalan Ir. H. Juanda, Kota Bogor.
Pada tahun 1948, Sr. M. Goede Herder FMM secara resmi mendirikan sekolah Regina Pacis yang terdiri dari:
- Taman Kanak-Kanak (TK)
- Sekolah Dasar (SD)
- Sekolah Menengah Pertama (SMP)
- Sekolah Kepandaian Putri (SKP)
Nama “Regina Pacis” sendiri diambil dari nama sekolah dan biara FMM di Belanda.
Pada masa awal berdirinya, TK Regina Pacis dipimpin oleh Sr. Consensius FMM. Sementara SD Regina Pacis dipimpin oleh Sr. Suwarda bersama sejumlah suster penerus lainnya seperti Sr. Soote Naam, Sr. Vincent FMM, Sr. Leoni FMM, dan Sr. Emelie FMM.
SMP Regina Pacis saat itu dipimpin oleh Sr. Golindes FMM. Menariknya, sejak Agustus 1948 hingga Juli 1957, SMP Regina Pacis hanya menerima murid perempuan sebelum akhirnya mulai menerima siswa laki-laki pada tahun 1958.
Baca Juga : Sekolah Tertua di Bogor Ini Sudah Berumur Puluhan Tahun
Perkembangan Regina Pacis terus berlanjut. Pada tahun 1955, Sr. Berenice FMM mendirikan SMA Regina Pacis yang awalnya juga hanya menerima siswi perempuan. Sekolah tersebut baru membuka pendaftaran bagi siswa laki-laki pada tahun 1962.
Namun perjalanan sekolah tidak selalu berjalan mulus. Pada tahun 1967, Sekolah Kepandaian Putri (SKP) resmi ditutup akibat berkurangnya jumlah siswa. Setelah itu, Regina Pacis hanya menyisakan jenjang TK, SD, SMP, dan SMA.
Selain bergerak di bidang pendidikan, Kongregasi FMM juga sempat mengelola panti asuhan. Namun pada tahun 1970, panti asuhan tersebut ditutup karena keterbatasan tenaga pengelola.
Pada tahun 2020, Sekolah Regina Pacis Bogor genap berusia 72 tahun. Selama perjalanan panjangnya, sejumlah suster FMM telah memimpin yayasan dan membawahi Sekolah Regina Pacis Bogor.
Hingga kini, Regina Pacis tetap dikenal sebagai salah satu sekolah favorit dan bersejarah di Kota Bogor dengan ribuan alumni yang tersebar di berbagai bidang profesi.
Baca Juga : Sekolah di Bogor Mulai Terapkan Pembelajaran Digital Interaktif
