KABARBOGOR – Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat melakukan kunjungan kerja ke lokasi pembangunan trase baru Batutulis di Kota Bogor sebagai bagian dari pengawasan terhadap pelaksanaan proyek strategis bidang transportasi dan infrastruktur. Kunjungan tersebut diterima Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama instansi terkait di kawasan Batutulis, Jumat (17/7/2026).
Kunjungan ini bertujuan memastikan progres pembangunan berjalan sesuai rencana sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi di lapangan agar proyek dapat diselesaikan tepat waktu.
Baca Juga : Dedie Rachim Rotasi 15 Pejabat Pemkot Bogor, Tekankan Kinerja dan Percepatan Program Prioritas
Ketua rombongan Komisi IV DPRD Jawa Barat menyampaikan bahwa pembangunan trase baru Batutulis memiliki peran penting dalam meningkatkan konektivitas transportasi di Kota Bogor sekaligus mendukung pengembangan kawasan selatan.
Menurutnya, proyek tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api, mengurangi kemacetan, serta memperkuat integrasi transportasi di wilayah Bogor.
Dalam peninjauan tersebut, rombongan DPRD Jabar memperoleh paparan mengenai perkembangan pekerjaan konstruksi, pembebasan lahan, hingga tahapan pembangunan yang sedang berlangsung.
Pemerintah Kota Bogor menjelaskan bahwa pembangunan trase baru Batutulis merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, PT Kereta Api Indonesia (Persero), serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Selain melihat langsung kondisi lapangan, Komisi IV DPRD Jawa Barat juga berdialog dengan pelaksana proyek untuk mengetahui tantangan teknis yang dihadapi, termasuk percepatan pekerjaan dan koordinasi lintas instansi.
DPRD Jawa Barat berharap seluruh pihak dapat terus memperkuat sinergi agar pembangunan trase baru Batutulis dapat selesai sesuai target dan segera memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan layanan transportasi publik di Kota Bogor.
Keberadaan trase baru tersebut diharapkan mampu mendukung mobilitas warga, meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan sekitar melalui konektivitas yang lebih baik.