KABAR BOGOR – Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim secara resmi membuka Bogor Youth League 2026, kompetisi mini soccer yang diikuti 32 Sekolah Sepak Bola (SSB) se-Kota Bogor. Turnamen yang digagas Forum Silaturahmi SSB Kota Bogor tersebut berlangsung di Lapangan SR32 Mini Soccer, Kelurahan Sempur, Kota Bogor.
Baca juga: PWI Kota Bogor Juara Mini Soccer Bupati Bogor Cup 2026, Ramaikan HJB ke-544
Kompetisi ini menjadi salah satu wadah pembinaan sepak bola usia dini sekaligus memberikan kesempatan bagi para pemain muda untuk mengembangkan kemampuan teknik, mental bertanding, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas.
Pembinaan Bibit Atlet Sejak Usia Dini
Dalam sambutannya, Dedie Rachim menyampaikan bahwa turnamen seperti Bogor Youth League memiliki peran penting dalam membangun ekosistem pembinaan olahraga, khususnya sepak bola di Kota Bogor.
Menurutnya, melalui kompetisi yang berkelanjutan, anak-anak tidak hanya belajar mengenai teknik bermain, tetapi juga memahami pentingnya bermain secara jujur, menghormati lawan, dan menjunjung tinggi fair play.
“Harapannya dari kompetisi ini akan lahir pemain-pemain muda berbakat yang kelak mampu membawa nama Kota Bogor hingga tingkat nasional bahkan internasional,” ujar Dedie.
Perkuat Ekosistem Sepak Bola Kota Bogor
Wakil Ketua Asosiasi Kota (Askot) PSSI Kota Bogor, Atep Budiman, menilai kehadiran Bogor Youth League semakin memperkuat sistem pembinaan sepak bola usia muda di Kota Bogor.
Ia berharap kompetisi tersebut menjadi ruang bagi anak-anak untuk terus mengasah kemampuan sekaligus mempersiapkan diri menuju jenjang yang lebih tinggi.
Menurutnya, pembinaan yang dilakukan secara berkesinambungan akan membuka peluang lahirnya pesepak bola profesional asal Kota Bogor di masa mendatang.
Diikuti 32 Sekolah Sepak Bola

Ketua Panitia Daman Huri menjelaskan bahwa Seri 1 Bogor Youth League diikuti oleh 32 Sekolah Sepak Bola (SSB) yang berasal dari berbagai wilayah di Kota Bogor.
Seluruh peserta dibagi ke dalam delapan grup dan akan menjalani babak penyisihan hingga fase final dengan total 64 pertandingan sepanjang kompetisi.
Selain mengejar prestasi, penyelenggara juga ingin menghadirkan atmosfer kompetisi yang sehat sebagai bagian dari proses pembentukan karakter pemain muda.
Tanamkan Nilai Sportivitas dan Kerja Sama
Menurut Daman, Bogor Youth League tidak hanya berorientasi pada hasil pertandingan, tetapi juga menjadi media pendidikan karakter melalui olahraga.
Para peserta diharapkan mampu mengembangkan sikap disiplin, tanggung jawab, kerja sama, saling menghormati, serta semangat untuk terus belajar dan berkembang.
Nilai-nilai tersebut dinilai penting sebagai bekal bagi pemain muda, baik di dalam maupun di luar lapangan.
Dengan hadirnya Bogor Youth League, Kota Bogor diharapkan semakin memiliki sistem kompetisi usia dini yang berkesinambungan sehingga mampu mencetak talenta-talenta sepak bola yang siap bersaing di tingkat regional, nasional, hingga internasional.