KABARBOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berkolaborasi dengan AXA Financial Indonesia melalui Blue Dragon Agency membangun kembali rumah milik warga terdampak longsor di Kampung Kepatihan RW 04, Kelurahan Kebon Kalapa, Kecamatan Bogor Tengah. Rumah milik warga yang akrab disapa Emak Jum tersebut kini kembali layak dihuni setelah proses pembangunan rampung.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengatakan pembangunan rumah tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Hal itu disampaikannya usai meninjau lokasi bersama jajaran pada Minggu (28/6/2026) sore.
“Salah satu contoh kolaborasi, saya hari ini mengunjungi dua titik. Pertama pagi di Babakan Pasar dan sore ini di Kebon Kalapa. Banyak sekali rumah warga yang tidak bisa diintervensi oleh anggaran APBD, termasuk rumah yang di Kebon Kalapa ini,” kata Dedie.
Dedie menjelaskan, rumah yang rusak akibat longsor tersebut tidak dapat diperbaiki menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), sehingga penanganannya dilakukan melalui dukungan CSR dari pihak swasta.
“Ini longsor tidak bisa diintervensi APBD. Yang longsor ini ditanggulangi oleh AXA Blue Dragon. Ini Corporate Social Responsibility (CSR), bentuk kolaborasi dan sinergi antara Pemkot Bogor dengan swasta,” ujarnya didampingi Camat Bogor Tengah, Dheri Wiriadhirama.
Ia berharap semakin banyak perusahaan yang turut berpartisipasi membantu masyarakat melalui program CSR, khususnya untuk penanganan rumah warga yang belum dapat dijangkau anggaran pemerintah.
“Terima kasih kepada Budha Tzu Chi dan AXA. Untuk wilayah Babakan Pasar, sebanyak 250 unit rumah tidak layak huni termasuk di wilayah Sukasari juga ditangani oleh Yayasan Budha Tzu Chi,” ungkap Dedie.
Sementara itu, Executive Business Partner (EBP) AXA Financial Indonesia yang memimpin Blue Dragon Agency, Dinna Fajrina, mengatakan pembangunan rumah Emak Jum merupakan bentuk kepedulian perusahaan sebagai mitra pemerintah terhadap warga yang terdampak bencana.
Menurutnya, pihak AXA langsung bergerak setelah menerima informasi mengenai rumah yang rusak akibat longsor di Kelurahan Kebon Kalapa.
“Kejadian longsor rumah Ibu Jum di Kebon Kalapa terinformasi ke kami. Saat dilihat kondisinya sangat mengkhawatirkan, lalu kami membangunkan kembali rumahnya agar layak huni seperti sekarang,” kata Dinna.
Ia menambahkan, proses pembangunan rumah tersebut berhasil diselesaikan hanya dalam waktu 10 hari.
“Hanya 10 hari kami buat ini. Minggu lalu sebenarnya sudah selesai, hari ini baru ditinjau. Mudah-mudahan ke depan kami bisa kembali membantu masyarakat, termasuk rencana perbaikan Posyandu dan PAUD agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas,” pungkasnya.