KABARBOGOR – Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Achmad Rifki Alaydrus, melakukan peninjauan langsung ke Pasar Jambu Dua, Senin (29/6/2026), untuk memastikan kesiapan fasilitas serta kenyamanan bagi para pedagang dan masyarakat yang berbelanja di pasar rakyat modern tersebut.
Peninjauan dilakukan bersama Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, Wakil Wali Kota Jenal Mutaqin, serta jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Kegiatan ini menjadi bagian dari evaluasi terhadap pengelolaan Pasar Jambu Dua sebagai pusat aktivitas ekonomi sekaligus ruang pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
“Hari ini kami mengikuti peninjauan langsung ke Pasar Jambu Dua bersama jajaran Pemerintah Kota Bogor, dalam hal ini Pak Wali Kota, Wakil Wali Kota, beserta jajaran Pemkot, untuk memastikan kesiapan fasilitas serta kenyamanan bagi pedagang maupun masyarakat yang berbelanja,” ujar Rifki.
Berdasarkan hasil peninjauan, Rifki mengapresiasi kondisi fisik Pasar Jambu Dua yang dinilai jauh lebih representatif dibandingkan sebelumnya. Menurutnya, berbagai fasilitas pendukung bagi pedagang maupun pengunjung telah tersedia dengan baik.
Ia menyebut penataan kios dan los sudah lebih rapi. Selain itu, fasilitas seperti area parkir, akses bongkar muat barang, hingga sarana umum lainnya juga telah disiapkan oleh pengelola.
Baca Juga : Sentra Kuliner Pasar Jambu Dua Diserbu UMKM, Permintaan Kios Lampaui Ketersediaan
Meski demikian, Rifki menilai masih terdapat sejumlah aspek yang perlu segera dioptimalkan agar Pasar Jambu Dua semakin nyaman dan ramai dikunjungi masyarakat.
Beberapa catatan yang menjadi perhatian di antaranya optimalisasi kapasitas parkir, penataan arus pengunjung, peningkatan kebersihan, keamanan, hingga kemudahan akses transportasi publik menuju kawasan pasar.
Secara khusus, ia menyoroti kondisi lantai dua yang kini difungsikan sebagai sentra kuliner. Menurutnya, sistem sirkulasi udara di area tersebut masih perlu ditingkatkan agar pengunjung merasa lebih nyaman saat menikmati kuliner.
“Masih ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian, terutama optimalisasi kapasitas parkir, akses transportasi, penataan arus pengunjung, kebersihan, keamanan, dan perlu ditambahkannya seperti kipas atau blower untuk di lantai dua yang saat ini menjadi sentra kuliner,” jelas Rifki.
Selain pembenahan fasilitas, Rifki juga menekankan pentingnya meningkatkan jumlah kunjungan masyarakat agar aktivitas perdagangan di Pasar Jambu Dua semakin berkembang.
“Pasar yang bagus harus diikuti dengan tingkat kunjungan masyarakat yang tinggi, sehingga para pedagang dapat memperoleh penghasilan yang layak,” katanya.
Baca Juga : Pemkot Bogor Dorong Pasar Jambu Dua Jadi Pusat Kuliner dan Ekonomi Kerakyatan
Rifki menegaskan Komisi II DPRD Kota Bogor akan terus mengawal proses evaluasi dan pengelolaan Pasar Jambu Dua bersama Pemerintah Kota Bogor serta Perumda Pasar Pakuan Jaya.
Ia berharap melalui pengawasan dan perbaikan yang dilakukan secara berkelanjutan, Pasar Jambu Dua dapat berkembang menjadi pasar rakyat modern yang nyaman, tertib, dan mampu menjadi salah satu motor penggerak perekonomian masyarakat Kota Bogor.