KABARBOGOR – Sebanyak 46 anak stunting di Kecamatan Bogor Barat dan Tanah Sareal, Kota Bogor, menerima bantuan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari PT Telkom Indonesia. Bantuan tersebut disalurkan secara simbolis dalam kegiatan Kick Off Penyaluran Bantuan untuk Batita Stunting di Aula Kecamatan Bogor Barat, Senin (27/7/2026).
Bantuan diserahkan oleh General Manager Telkom Indonesia Wilayah Priangan Barat, Ferry Zuljanna, dan disaksikan Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan dan Pencegahan Stunting (TPPPS) Kota Bogor.
Baca Juga: Denny Buka Gebyar Pramuka Khusus
Jenal Mutaqin menjelaskan, bantuan akan diberikan selama tiga bulan dan dievaluasi setiap bulan. Bantuan berupa makanan tambahan bergizi dengan sumber protein hewani seperti telur, ikan, dan ayam.
“Bantuan ini selama tiga bulan dan tiap bulannya kita evaluasi. Makanan tambahan bergizi berupa telur dan ikan atau ayam,” kata Jenal Mutaqin.
Ia berharap kolaborasi antara Pemkot Bogor dan Telkom Indonesia dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya percepatan penurunan stunting.
“Telkom Indonesia ini adalah mitra strategis. Bisa mendukung target kita selama lima tahun untuk zero new stunting,” ujarnya.
Menurut Jenal, TPPPS terus melakukan evaluasi terhadap anak-anak yang belum mendapatkan intervensi serta keluarga berisiko stunting, termasuk ibu hamil dan balita, agar kasus stunting baru dapat dicegah.
Sementara itu, General Manager Telkom Indonesia Wilayah Priangan Barat, Ferry Zuljanna, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Ini bantuan sosial dari perusahaan untuk pengentasan stunting di Kota Bogor. Memang pengentasan stunting tidak mungkin terjadi tanpa adanya kolaborasi,” ujar Ferry.
Ia menambahkan, Telkom Indonesia tidak hanya berperan sebagai penyedia layanan digital dan telekomunikasi, tetapi juga berkomitmen memberikan kontribusi melalui program tanggung jawab sosial perusahaan.
Di kesempatan yang sama, Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bapperida Kota Bogor, Ara Wiraswara, menjelaskan Telkom Indonesia menjadi bapak asuh bagi 46 batita stunting di dua kecamatan tersebut.
Sebanyak 30 anak berada di Kecamatan Bogor Barat dan 16 anak di Kecamatan Tanah Sareal. Masing-masing akan menerima bantuan protein hewani berupa telur, ayam, atau ikan setiap pekan selama tiga bulan.
Selain penyaluran bantuan, Pemkot Bogor juga memperkuat transparansi melalui Dashboard Bogor Besti (Bogor Beres Stunting) yang memungkinkan para donatur memantau perkembangan anak asuh secara berkala.
Menurut Ara, dashboard tersebut dapat diakses oleh Telkom Indonesia untuk memonitor perkembangan penerima bantuan selama program berlangsung.