KABARBOGOR.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor meresmikan hasil revitalisasi Halte Kebun Raya di Jalan Pajajaran, Kelurahan Tegalega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Minggu (23/8/2026). Setelah direvitalisasi, halte tersebut kini berganti nama menjadi Halte Air Alam.
Revitalisasi halte merupakan hasil kerja sama antara Pemkot Bogor, Air Alam, dan PT CAMN. Selain memperbarui fasilitas halte, kolaborasi tersebut juga mencakup pemeliharaan serta penyediaan fasilitas pendukung untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengatakan revitalisasi halte menjadi bagian dari upaya pemerintah mengoptimalkan pemanfaatan sarana publik sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan daerah.
“Ini dalam rangka kita memanfaatkan sarana publik yang bisa dioptimalkan menjadi pendapatan. Saya berkoordinasi dengan Dishub dan juga seluruh jajaran untuk bisa terpelihara dengan baik,” ujar Dedie kepada wartawan.
Pemkot Dorong Kerja Sama Pengelolaan Halte
Menurut Dedie, kerja sama dengan pihak ketiga dapat membantu pemerintah dalam melakukan perawatan sekaligus pengawasan terhadap fasilitas publik.
Salah satu dukungan yang diberikan melalui kerja sama tersebut adalah pemasangan kamera pengawas atau CCTV di area halte.
“Artinya kita kerja sama dengan pihak ketiga supaya kalau ada vandalisme dan lain sebagainya, kita sudah punya CCTV. Kalau ada hal-hal kerusakan dan sebagainya bisa ter-capture,” ucapnya.
Keberadaan sistem pengawasan tersebut diharapkan dapat membantu menciptakan lingkungan halte yang lebih tertib sekaligus meningkatkan keamanan bagi masyarakat.
Dedie menjelaskan sistem pemantauan nantinya dapat dilakukan dari kantor Dinas Perhubungan (Dishub) maupun Kantor Wali Kota Bogor.
“Monitoringnya bisa dari kantor. Sistem pemantauan nantinya dapat dilakukan dari kantor Dishub maupun kantor Wali Kota Bogor, dan harapannya nanti ada beberapa titik yang kita kerjasamakan dengan pihak ketiga untuk bisa terpelihara lebih optimal lagi,” jelasnya.
Baru Beberapa Halte yang Dikerjasamakan
Dari total 59 halte yang berada di Kota Bogor, saat ini baru beberapa halte yang telah dikerjasamakan dengan pihak ketiga.
Di antaranya Halte Latika dan Halte Air Alam. Pemkot Bogor berencana memperluas pola kerja sama tersebut ke sejumlah halte lainnya.
“Nanti yang lain kita kerjasamakan juga,” tutur Dedie.
Selain membantu pemeliharaan, pihak korporasi juga menyediakan sejumlah fasilitas pendukung, termasuk CCTV. Fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu pengawasan apabila terjadi kecelakaan maupun tindak kejahatan di sekitar halte.
Perawatan Halte Air Alam Ditangani Selama Satu Tahun
Founder PT CAMN, Dinna Fajrina, mengatakan pihaknya akan menangani perawatan Halte Air Alam selama satu tahun ke depan sesuai dengan kesepakatan kerja sama.
“Untuk Halte Air Alam ini tentunya setelah kita resmikan hari ini, terkait perawatan sudah dialihkan kami yang handle sampai satu tahun ke depan,” ujar Dinna.
Dalam kerja sama tersebut, Air Alam tidak hanya terlibat dalam proses revitalisasi halte, tetapi juga bertanggung jawab terhadap pemeliharaan fasilitas selama periode yang telah disepakati.
Dengan adanya pihak yang menangani perawatan secara khusus, kondisi fasilitas halte diharapkan dapat tetap terjaga dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat.
Ada Selfie Point dan CCTV 24 Jam
Selain berfungsi sebagai tempat menunggu bus, Halte Air Alam juga dilengkapi sejumlah fasilitas tambahan.
Dinna mengatakan kawasan Sistem Satu Arah (SSA) juga cukup ramai dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga. Karena itu, Air Alam menyediakan selfie point yang dapat digunakan masyarakat untuk berfoto.
“Jadi itu salah satu program Air Alam juga dalam rangka marketing promotions mereka,” terangnya.
Untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan penumpang, area halte juga dilengkapi sistem CCTV dengan akses pemantauan selama 24 jam.
“CCTV ini full akses 24 jam dan aksesnya akan dipegang oleh Dishub, Air Alam dan pihak CAMN kami,” jelas Dinna.
Menurutnya, CCTV tersebut juga dilengkapi fitur suara yang memungkinkan petugas memberikan peringatan dari jarak jauh apabila mendeteksi tindakan vandalisme.
“Kita tambahkan juga fasilitas CCTV-nya dengan bersuara. Jadi kalau misalnya ada yang melakukan vandalisme, nanti satgas kita yang langsung berteriak dari jauh. Jadi mereka tidak bisa melanjutkan melakukan vandalismenya,” sambungnya.
Revitalisasi Halte Akan Diperluas
Dinna mengungkapkan, konsep revitalisasi serupa juga tengah dipersiapkan untuk diterapkan di sejumlah titik halte lainnya di Kota Bogor.
Salah satu lokasi yang disebut berada di sekitar kawasan stasiun, tepatnya di sebelah Lapas Bogor.
“Dan beberapa titik lain yang masih kita coba kita diskusikan. Mungkin ada beberapa corporate juga yang sedang pertimbangkan titik mana yang mereka akan coba revitalisasi dan branding seperti ini,” jelasnya.
Kerja sama antara pemerintah dan pihak swasta tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu pola pengelolaan sarana publik yang mampu menjaga kualitas fasilitas sekaligus meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Dengan revitalisasi Halte Air Alam, Pemkot Bogor juga mendorong agar fasilitas transportasi publik tidak hanya berfungsi sebagai tempat menunggu kendaraan, tetapi turut menjadi ruang publik yang terawat, aman, dan memiliki nilai tambah bagi masyarakat.
